Jumat, 09 Mei 2008

JADWAL LENGKAP EURO 2008 AUSTRIA-SWISS

Perhelatan besar euro 2008 akan dimulai awal Juni 2008. Kesebelasan terbaik dari benua erofa akan akan berkumpul di Austria-Swiss memperebutkan tropi juara erofa 2008. Berikut jadwal lengkap pertandingan demi pertandingan:
Grup A
7 Juni di Basel Swiss v Republik Ceska
7 Juni di Jenewa Portugal v Turki
11 Juni di Basel Swiss v Turki
11 Juni di Geneva Republik Ceska v Portugal
15 Juni di Basel Swiss v Portugal
15 Juni di Geneva Turki v Republik Ceska

Grup B
8 Juni di Wina Austria v Kroasia
8 Juni di Klagenfurt Jerman v Polandia
12 Juni di Klagenfurt Kroasia v Jerman
12 Juni di Wina Austria v Polandia
16 Juni di Klagenfurt Polandia v Kroasia
16 Juni di Wina Austria v Jerman

Grup C
9 Juni di Zurich Rumania v Prancis
9 Juni di Berne Belanda v Italia
13 Juni di Zurich Italia v Rumania
13 Juni di Berne Belanda v Prancis
13 Juni di Zurich Prancis v Italia
17 Juni di Berne Belanda v Rumania

Grup D
10 Juni di Innsbruck Spanyol v Rusia
10 Juni di Salzburg Yunani v Swedia
14 Juni di Innsbruck Swedia v Spanyol
14 Juni di Salzburg Yunani v Rusia
18 Juni di Salzburg Yunani v Spanyol
18 Juni di Innsbruck Rusia v Swedia

Perempatfinal
1. 19 Juni di Basel Juara Grup A v Runner-up Grup B
2. 20 Juni di Wina Juara Grup B v Runner-up Grup A
3. 21 Juni di Basel Juara Grup C v Runner-up Grup D
4. 22 Juni di Wina Juara Grup D v Runner-up Grup C

Semifinal
1. 25 Juni di Basel Pemenang QF 1 v Pemenang QF 2
2. 26 Juni di Wienna Pemenang QF 3 v Pemenang QF 4

Final
29 Juni di Wina Pemenang SF 1 v Pemenang SF 2.

Source

FINAL COPPA ITALIA 2008 AKAN PERTEMUKAN INTER MILAN VS ROMA

AS Roma mencatat sejarah dengan mencapai final Coppa Italia untuk keempat kalinya berturut-turut. Di semifinal kedua, Kamis (8/5) waktu setempat, Roma bermain imbang 1-1 tuan rumah Catania sehingga unggul agregat 2-1. Di final, juara bertahan tersebut akan berhadapan dengan Inter Milan yang sehari sebelumnya mengalahkan tim sekota Roma, Lazio. Final ini semakin memanaskan kedua tim yang juga bersaing dalam perebutan scudetto seri A musim ini.

Bermain di Stadion Angelo Massimino, kedua tim bermain dalam tempo lambat. Roma hanya bermain 50 persen dan menurunkan sejumlah pemain lapis kedua. Adapun Catania mencoba bermain hati-hati karena harus bermain mati-matian di dua sisa pertandingan Serie-A. Catania kini terancam terdegradasi dan hanya berselisih satu poin dari Parma di zona teratas degradasi.

Roma unggul lebih dulu lewat gol dari titik penalti di menit ke-27. Hukuman itu diberikan karena defender Cristian Silvestri menggunakan tangan untuk menahan bola tendangan Mirko Vucinic. Alberto Aquilani mengeksekusi bola dari titik putih sukses mengecoh Bizzarri dan membuat Roma unggul agregat 2-0.

Silvestri menebus kesalahannya dengan mencetak gol balasan, dua menit setelah hukuman penalti. Umpan silang Giuseppe Mascara disambarnya dan berhasil menaklukkan kiper Gianluca Curci. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan.

Kita tunggu kiprah kedua tim tersebut pada final coppa Italia di stadiun Olimpico, Roma, tanggal 24 Mei 2008.

Susunan pemain:
Catania: Bizzarri; Silvestri, Silvestre, Sottil, Alvarez; Izco, Edusei, Biagianti (Baiocco 56); Colucci (Gazzola 60), Mascara, Pia (Iannelli 85)
Roma: Curci; Cicinho, Cassetti, Panucci, Antunes; Brighi, De Rossi (Mancini 79), Giuly (Esposito 64), Aquilani, Perrotta (Tonetto 76); Vucinic

Source

Selasa, 06 Mei 2008

REAL MADRID JUARA LA LIGA 2008

Hanya butuh tiga menit bagi sepuluh pemain Real Madrid untuk memastikan diri meraih gelar juara La Liga musim ini, sekaligus gelar ke-31. Gol yang diciptakan oleh Arjen Robben dan Gonzalo Higuain itu mengempaskan tuan rumah Osasuna yang unggul lebih dulu sehingga skor berakhir 2-1 untuk sang juara bertahan.

Stadion Reyno de Navarra sepertinya memang menyulitkan Raul Gonzalez dkk untuk menciptakan gol. Di menit kedua, Javier Saviola mendapat kesempatan pertama menjebol gawang Ricardo Lopez. Umpan Arjen Robben diteruskannya ke tiang dekat, tapi bola jatuh di samping kanan gawang. Wesley Sneijder juga memperoleh kesempatan yang sama dan bolanya juga melebar di lokasi yang sama.

Hanya itu kesempatan Los Blancos di awal babak. Seterusnya, tim asuhan Bernd Schuster itu hanya mampu mengimbangi permainan cepat dan keras yang diperagakan anak-anak Jose Angel Ziganda. Hingga menit menunjuk angka 20, permainan masih imbang. Kedua tim sama-sama melancarkan serangan ke depan kotak penalti lawan, tapi masih belum dapat menembus pertahanan.

Begitu pertandingan memasuki menit ke-24, Ricardo Lopez harus terbang untuk menepis bola hasil tendangan Mahamadou Diarra dan akhirnya menghasilkan tendangan penjuru bagi Madrid. Setelah itu, Javier Portillo, Carlos Vela, dan Cesar Azpilicueta bergantian menyerang, tapi Iker Casillas terlalu tangguh menjaga gawang Madrid.

Dua menit usai jeda, Madrid harus bermain dengan sepuluh orang. Bek Fabio Cannavaro mendapat kartu kuning kedua setelah mengganjal lawan di dekat kotak penalti Madrid. Kehilangan satu pemain membuat permainan El Real semakin sulit menyusun serangan. Karena itu, Schuster memasukkan Miguel Torres untuk menggantikan Saviola.

Madrid masih sempat memberikan perlawanan di menit ke-56. Sneijder melepaskan tendangan lambung dari luar kotak penalti tapi masih mengenai mistar atas. Raul yang berdiri di belakang kiper tidak dapat menjangkau bola yang memantul ke lapangan. Lima menit berikutnya, Ricardo harus menyelamatkan bola dari tendangan bebas Sneijder.

Bencana datang bagi Madrid di menit ke-82 ketika Gabriel Heinze berusaha mengusir bola di kotak penalti dengan tangannya. Patxi Punal berhasil mengecoh Casillas dan kini tuan rumah unggul 1-0.

Robben menjadi penyelamat Madrid setelah menciptakan gol lewat sundulan, tiga menit menjelang bubar. Gol berawal dari tendangan bebas di sayap kanan pertahanan Rojillos. Bola mati langsung mengarah ke depan gawang dan Robben langsung menyambutnya dengan kepala. Bola meluncur deras ke arah gawang dan tak dapat ditahan.

Satu menit kemudian, Madrid memastikan gelar juara setelah tendangan keras Higuain menerobos gawang Ricardo. Gol itu berasal aksi Diarra dan Gago di depan kotak penalti lawan dan Gago masih dapat melepaskan umpan terobosan kepada Higuain di sayap kanan. Tanpa "menggoreng" bola, striker asal Argentina itu langsung melepaskan tendangan lurus yang melintas di atas kepala Ricardo.

Dengan hasil ini, Los Merengues sudah tidak dapat dikejar oleh Villarreal yang menang atas Getafe beberapa jam sebelumnya. Sebaliknya, Osasuna makin terjerembab di zona degradasi.

Susunan pemain:
Osasuna: Ricardo; Miguel Flano, Cruchaga, Azpilicueta, Monreal; Bezunartea (Sola 62), Punal, Astudillo, Plasil; Vela, Portillo
Real Madrid: Casillas; Sergio Ramos, Marcelo, Pepe, Heinze; Gago, Diarra, Sneijder (Baptista 85); Robben, Saviola (Torres 52), Raul (Higuain 64)

Klasemen sementara La Liga:
Klub M M S K SG Nilai
1. Real Madrid 35 25 3 6 72-30 78
2. Villarreal 35 21 5 9 57-40 68
3. Barcelona 35 18 10 7 68-33 64
4. Atletico Madrid 35 17 7 12 65-45 58
5. Racing Santander 35 16 8 11 41-36 56
6. Sevilla 35 17 4 14 66-47 55
7. Real Mallorca 35 12 14 9 61-49 50
8. Almeria 35 13 10 12 39-40 49
9. Deportivo La Coruna 35 14 7 14 45-44 49
10. Espanyol 35 13 9 13 42-42 48
11. Athletic Bilbao 35 12 9 3 37-38 45
12. Real Betis 35 12 9 14 43-47 45
13. Getafe 35 11 9 15 39-45 42
14. Real Valladolid 35 11 9 15 40-55 42
15. Valencia 35 12 6 17 39-61 42
16. Real Zaragoza 35 9 11 14 46-55 41
17. Recreativo Huelva 35 10 10 15 36-57 40
18. Osasuna 35 11 7 17 34-40 40
19. Real Murcia 35 7 9 19 31-55 30
20. Levante 35 7 5 23 30-64 26

Gelar Real Madrid
Divisi Primera (31): 1932, 1933, 1954, 1955, 1957, 1958, 1961, 1962, 1963, 1964, 1965, 1967, 1968, 1969, 1972, 1975, 1976, 1978, 1979, 1980, 1986, 1987, 1988, 1989, 1990, 1995, 1997, 2001, 2003, 2007, 2008

Piala Spanyol (17): 1905, 1906, 1907, 1908, 1917, 1934, 1936, 1946, 1947, 1962, 1970, 1974, 1975, 1980, 1982, 1989, 1993

Liga Champions (9): 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002

Piala UEFA (2): 1985, 1986

Piala Interkontinental (3): 1960, 1998, 2002

Piala Super Eropa (1): 2002

Jumat, 02 Mei 2008

FINAL UEFA CUP 2008:ZENIT VS RANGERS

Klub Rusia, Zenit St Petersburg tampil luar biasa di laga kedua semifinal Piala UEFA lawan Bayern Muenchen, Kamis (1/5) atau Jumat dini hari WIB. Klub asuhan Dick Advocaat ini memaksa Kahn empat kali memungut bola dari gawangnya . Skor akhir 4-0 membuat Zenit unggul 5-2 atas Bayern secara agregat, sekaligus lolos ke babak final.
Pada pertandingan laga pertama di kandang Bayern, pekan lalu, mereka mampu menahan imbang 1-1.

Di final yang akan digelar di Stadion City of Manchester, 14 Mei nanti, Zenit akan bertemu Glasgow Rangers. Rangers yang bertandang ke kandang Fiorentina menang 4-2 dalam adu penalti, setelah bermain 0-0 selama 120 menit. Sebelumnya, di laga pertama, Rangers dan Fiorentina juga bermain 0-0.

Bagi Zenit, lolos ke final Piala UEFA merupakan prestasi pertama sepanjang sejarahnya. Zenit juga berpeluang menyamai sukses CSKA Moskva yang menjadi klub pertama Rusia menjuarai turnamen ini pada musim 2004-05.

Kamis, 01 Mei 2008

GOL DROGBA HEMPASKAN LIVERPOOL

Misi balas dendam Chelsea terhadap Liverpool di semifinal Liga Champions terkabul. The Blues melaju pun ke final setelah unggul 3-2 (agregat 4-3) meski harus meraihnya lewat perpanjangan waktu.

Setelah melalui 90 menit, kedudukan tetap imbang 1-1 (agregat 2-2). Gol Didier Drogba di menit ke-33 dibalas oleh Fernando Torres di menit ke-64. Pertandingan pun harus dilanjutkan dengan perpanjangan dua kali 15 menit.

Di menit ke-95, Michael Essien berhasil menggetarkan jala Pepe Reina. Namun, wasit menganulirnya karena tiga pemain lain sudah berdiri dalam keadaan offside. Meski kecewa atas keputusan wasit, Chelsea toh kembali unggul lewat penalti yang dieksekusi oleh Frank Lampard pada menit ke-96. Drobga menambah satu gol lagi di menit ke-105 setelah mendapat umpan matang dari Nicolas Anelka.

Tertinggal dua gol membuat pemain The Kop berusaha keras menekan tuan rumah. Sayangnya, sang playmaker Steven Gerrard tidak bermain cantik malam itu. Chelsea justru merasa di atas angin dan berkali-kali membawa bola ke kotak penalti lawan.

Harapan Liverpool untuk menyamakan kedudukan sempat muncul ketika Ryan Babel mencetak gol di menit ke-117. Tanpa pengawalan di lapangan tengah, pemain asal Belanda itu melepaskan tendangan keras dari jarak 30 meter. Petr Cech masih dapat menepis bola tapi si kulit bundar tak mau menjauh dari gawang. Skor 3-2 untuk Chelsea.

Liverpool terus mencoba memberi perlawanan kepada tuan rumah. Namun, beratnya tekanan yang dipikul juara tahun 2005 itu tak kunjung mengeluarkan mereka dari masa-masa sulit. Emosi pemain mulai terpancing sejak gol yang diciptakan Drogba. Sikap ini akhirnya menjadi bumerang bagi The Red karena akhirnya tak ada gol penyama kedudukan.

Dengan hasil ini, The Blues mencatatkan sejarah baru dengan mencapai final untuk pertama kalinya di Liga Champions. Di partai puncak, 21 Mei nanti, mereka akan menghadapi Manchester United yang sudah lolos lebih dulu. Terakhir kali keduanya bertemu di pekan ke-36 Liga Inggris, Sabtu (26/4), dan Chelsea berhasil mengalahkan MU dengan skor 2-1 lewat dua gol Michael Ballack.

Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Essien, Carvalho, Terry, A. Cole; J. Cole (Anelka 91), Ballack, Makelele, Lampard (Sheva); Kalou (Malouda), Drogba
Liverpool: Reina; Arbeloa, Carragher, Skrtel (Hyypia 22), Riise; Kuyt, Alonso, Mascherano, Benayoun (Pennant 78), Gerrard; Torres (Babel 98)

Source.